
dr. Yus Priatna A, Sp. P
NIP. 19771002 200604 1 066
- (0332) 421710
- (0332) 421974
- (0332) 422038

RSDK hari ini. Peringatan hari pahlawan nasional secara rutin diadakan pada tanggal 10 November. Tema peringatan yang diusung pun berbeda tiap tahunnya. Dikutip dari halaman detik.com, tema peringatan Hari Pahlawan Ke-78 pada tahun 2023 kali ini adalah "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan". Harapannya perjuangan dan pengorbanan para pahlawan nasional bangsa dapat menjadi inspirasi serta motivasi nyata bagi masyarakat dalam meneruskan perjuangan membangun bangsa. Tak hanya itu, moment ini juga dapat menjadi perantara dalam penanaman nilai nasionalisme serta patriotisme bangsa di dalam diri. Tidak perlu membawa senjata, cukuplah membawa asa untuk membuat keadaan bangsa menjadi lebih nyata dalam arti "Merdeka" yang sebenar-benarnya. (13/11/2023)
(Dari kiri ke kanan : dr Kuspuji Dwitanto sp ginjal, dr Umi direktur RSIJ Pondok Kopi (istri dr Kus Dwitanto), ir. Kuspuji Utomo, dra Kusdiantinah, dr. Suharto, Sp.PD., dr Kusdisntomo, 3 putri sepupu ibu Kusdiantinah, Kuspuji, 2 putra ibu Kusdiantinah)
Sosok pahlawan bangsa diberikan kepada gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Beberapa macam gelar pahlawan terdiri atas pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan proklamator, pahlawan kebangkitan nasional, pahlawan revolusi serta pahlawan kesehatan. Bagi Bondowoso sendiri, pahlawan di bidang kesehatan akan terasa lebih sempurna jika mengingat jasa-jasa besar dari Dokter Koesnadi.
Siapa itu Dokter Koesnadi? Apa yang beliau berikan hingga nama masyhur nya diabadikan menjadi nama sebuah Rumah Sakit Daerah di Bondowoso? Wadir Bidang Medis dan Keperawatan yaitu dr. Moch Jasin. M. Kes. FISQua menjelaskan jika sosok Dokter Koesnadi merupakan pahlawan kesehatan pribumi pertama yang berhasil mengentaskan permasalahan wabah campak di Bondowoso. "Pada saat perjuangan kemerdekaan telah berdiri sebuah Rumah Sakit tahun 1933 yang bernama "Regenthshap Zienkenhius" yang dalam bahasa Indonesia berarti Rumah Sakit Daerah. nama "Regenthshap Zienkenhius" berubah menjadi RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK). Nama Koesnadi ini adalah nama dokter pribumi pertama yang ada pada zaman tersebut, kemudian diabadikan menjadi nama dari Rumah Sakit Umum Daerah Bondowoso. Beliau adalah tokoh nasional yang berhasil menanggulangi wabah campak di Bondowoso." jelasnya.
Sejarah seorang Dokter Koesnadi tak bisa dilepaskan dari masa Agresi 1 kolonial Belanda. Sosok kelahiran kecamatan Lasem, kabupaten Rembang provinsi Jawa Tengah pada tanggal 3 Juni 1913 dikenal memiliki semangat juang yang tinggi. Beliau sempat ditahan karena telah membantu memberikan obat-obatan pada para gerilyawan, namun karena pada jaman itu Kabupaten Bondowoso kekurangan tenaga dokter, seorang dokter Belanda yang kebetulan juga merupakan kepala Rumah Sakit (RS) mempertahankan dr. H. Koesnadi sehingga beliau hanya menjadi tahanan kota.
Selain seorang dokter, beliau juga aktif menjadi anggota DPP Muhammadiyah. Beliau pernah menjadi DPR mewakili Partai Masyumi dengan tetap membawa pemikiran-pemikiran segar dalam menyelaraskan Islam sebagai bagian dari perkembangan kesehatan. Bahkan, pemikiran-pemikiran tersebut dijadikan sebagai rujukan negara dalam mengambil kebijakan untuk kesejahteraan rakyat. Ketika Partai Masyumi membubarkan diri pada tahun 1960, beliau pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai dokter pada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Terakhir beliau menjadi Dewan Pertimbangan Agung hingga akhir hayatnya pada tahun 1990 (dikutip dari "Dari Pulau Buru ke Cipinang" karya Achmad Sujudi). dr. H. Koesnadi memiliki semangat juang dalam kebermanfaatan bagi masyarakat namun tetap sejalan sesuai dengan kaidah Islam.
"Menurut dokter Yahya Amar, ayahnya yang merupakan teman seumuran dokter H. Koesnadi sering menceritakan kebaikan-kebaikan dr. H. Koesnadi. Beliau mengatakan bahwa dr. H. Koesnadi adalah sosok dokter yang baik hati. Beliau gemar bersepeda pancal menyusuri alun-alun dan pecinan untuk membantu dan mengobati orang-orang yang sakit." ujar dr. Yusdeny Lanasakti, Sp.PD. selaku dokter spesialis penyakit dalam. Tak hanya tersohor dengan segala pemikiran dan perbuatan baiknya, dr. H Koesnadi juga memiliki banyak sekali prestasi. "dr. H. Koesnadi adalah dokter pribumi pertama yang menjadi kepala RS di tahun 1950, karena pada tahun 1933 masih berdiri sebagai RS bentukan Belanda." jelaskan dr. Yus Priyatna A., Sp.P. FISR selaku direktur RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK).
Walaupun saat ini, sosok mashyur yang rendah hati dan suka menolong Dokter Koesnadi sudah tidak terlihat kembali. Namun semangat juang melayani sepenuh dan setuluh hati dari Dokter Koesnadi akan dipegang teguh dan diteruskan oleh seluruh karyawan dan karyawati di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK). Tak lupa seluruh jajaran jajaran direksi dan pegawai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso mengucapkan "Selamat Hari Pahlawan Nasional". Salam Sehat. (PKRS/SWILING)

- Lolos Ke Babak Semifinal, Tim Volley Putri RSDK Siapkan Usaha Terbaiknya
- Jadwal Poli Rawat Jalan Bulan Juli 2022
- RSDK Harapkan Tahun 2024 Dapat Terus Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat
- Tata Tertib Pengunjung RSDK per- tanggal 17 Agustus 2022
- Jadwal Praktek Dokter Spesialis Bulan September 2024, Simak dan Ketahui Jadwal Dokter Favoritmu
- Rayakan HUT KORPRI Ke 51, RSDK Serentak Gunakan Seragam KORPRI
- Tunjukkan Rasa Nasionalisme, Pegawai RSDK Tetap Kenakan Pakaian Tradisional Nusantara di Bulan Ramad
- Perkuat Jejaring Kerja, BPJS Kesehatan Cabang Jember Adakan Kunjungan Di RSDK
- RSDK Adakan IHT tentang Manajemen Kegawatan di Bidang Neurologi
- JADWAL POLI RAWAT JALAN SELAMA BULAN RAMADHAN
- RSDK-Inspektorat : Pertahankan & Tingkatkan Inovasi Pelayanan
- Waspadai Peningkatan Sinar Ultraviolet, RSDK Adakan Edukasi Katarak Dan Pterigium
- HASIL DAN PEMBAHASAN INDEK KEPUASAN MASYARAKAT TRIWULAN IV TAHUN 2016
- RSDK Adakan IHT Komunikasi Efektif, Penguatan Spiritualitas pada Pelayanan Prima dan Penanganan Kega
- Perwakilan Tenaga Kesehatan Keperawatan Teladan Nomer 1 Jawa Timur Siap Melaju Ke Tingkat Nasional
- Sharing Kendala Pelayanan Di Lapangan, RSDK-Dinkes Kunjungi UPTD Puskesmas Binakal & Curahdami
- Penyerahan Piala Perlombaan Se-OPD Bondowoso, RSDK Menangkan Beberapa Kategori Lomba
- Peringati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut, RSDK Adakan Siaran Radio Bertemakan Karies Gigi
- In-House Training EWS, Manajemen Nyeri Dan Asuhan Pasien Terminal Tenaga Kesehatan (Perawat Dan Bida
- Siaran Radio Asuhan Keperawatan Pada Komunitas Lanjut Usia Bersama LPPL Radio Mahardhika
- Dikunjungi oleh : 992959 user
- IP address : 216.73.216.98
- OS : Unknown Platform
- Browser : Mozilla 5.0