
dr. Yus Priatna A, Sp. P
NIP. 19771002 200604 1 066
- (0332) 421710
- (0332) 421974
- (0332) 422038

RSDK hari ini. Dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 beserta Hari Jadi Bondowoso ke-203 tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mengeluarkan Surat Edaran No 430/529/430.6.2/2022 tentang Penggunaan Pakaian Khas Bondowoso. Bambang Soekwanto, M.M. selaku bapak Sekretaris Daerah dengan ijin dari Drs. KH. Salwa Arifin selaku bapak Bupati Bondowoso menghimbau agar per tanggal 22-26 Agustus 2022 untuk mengenakan pakaian adat Nusantara dan pakaian kemerdekaan bagi seluruh karyawan/ karyawati di lingkungan Pemkab Bondowoso, BUMN/ BUMD serta karyawan/ karyawati swasta.
Sebagai salah satu institusi penyedia layanan kesehatan di lingkungan Pemkab Bondowoso, RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) mendukung penuh Surat Edaran tersebut. "Untuk hari Senin tanggal 22 Agustus diharap seluruh karyawan RSDK memakai baju adat terlebih dahulu, kemudian hari Selasa tanggal 23 Agustus dapat menggunakan baju pejuang kemerdekaan. Selanjutnya bebas memilih salah satu diantara baju adat ataupun baju pejuang kemerdekaan." ujar dr. Yus Priyatna A., Sp.P. selaku direktur RSDK.
Anjuran resmi ini dilakukan dengan penuh antusias oleh seluruh karyawan dan karyawati RSDK. Hal ini terlihat dari berbagai macam jenis baju adat maupun pakaian kemerdekaan yang digunakan. Tidak hanya baju adat dari pulau Jawa saja, namun terdapat beberapa baju adat dari luar pulau Jawa yang menjadi pilihan untuk digunakan. Tampak beberapa karyawan memilih baju adat kepulauan Riau yaitu baju kurung Cekak Musang, baju adat Melayu Jambi, baju adat DKI Jakarta yaitu baju Sadariah, baju adat Jawa Barat yaitu baju Bedahan, baju adat Jawa yaitu baju Kebaya, baju adat pulau Madura yaitu baju Pesa'an, baju adat tradisional Bali, serta baju adat Nusa Tenggara Timur serta baju adat Sulawesi yaitu baju Bodo.
"Anjuran resmi menggunakan baju adat ini sangat bagus untuk diadakan setahun sekali. Selain mempercantik diri juga dapat menghibur pasien yang sedang dirawat." ujar Sintha Noviani I. dari Instalasi Gizi yang sedang mengenakan baju adat dari Nusa Tenggara Timur. Hal serupa juga dirasakan oleh Titin Suryaningsih, Amd. AK. yang sedang mengenakan baju adat Sulawesi. "Kegiatan yang baik, selain dapat memotivasi diri setelah menggunakan pakaian hazmat selama 2 tahun pandemi, berharap dengan nilai juang dari pakaian yang dikenakan saat ini dapat membuat seluruh pegawai RSDK menjadi lebih kuat kembali."
Berbeda dengan M. Henry Wahyono, S.Kep., Ns., M.Kes dari paviliun Teratai yang memilih DKI Jakarta sebagai baju adat pilihannya. Beliau menjelaskan bahwa penggunaan baju adat Nusantara selama sepekan ini harus diiringi dengan rasa patriotisme tinggi. "Kita harus sepakat untuk mengenal dan mempelajari kembali budaya-budaya Indonesia, dengan segala kemajemukannya janganlah kita lupakan arti penting yang tersirat dan ditinggalkan oleh para pahlawan bangsa." tambahnya. (PKRS/SWILING)

- Pojok Taman Bermain, Tempat Favorit Menunggu Antrian
- Maksimalkan Penanganan Pengaduan Dengan Layanan Kotak Saran RSDK
- Semarak Hari Jadi Paviliun Seroja ke-7
- Nakes Teladan, Contoh Pemberi Pelayanan Kesehatan
- Persiapkan Diri Canangkan Zona Integritas, RSDK Rapat Mempersiapkan Program Dan Dokumen
- Pentingnya Menjaga Penampilan Sebagai Bentuk Refleksi Kredibilitas Dalam Pemberian Pelayanan Prima
- Kunjungan FK UNEJ Ke RSDK, Mantapkan Kerja Sama Sebagai Tujuan RS Jejaring
- Direktur RSDK, Pinta Rekruitment Tahun 2023 Berfokus Pada Pemenuhan SDM Berkualitas Dan Berkomitmen
- Asthma care for All, RSDK Adakan Sosialisasi Kesehatan Bersama Perawat Profesional
- Dokter Bedah Saraf RSDK Dapatkan Keberhasilan Paripurna Operasi Subdural Hematom Kronis
- Yel-Yel Baru, Semangat Baru Hadapi Re-Akreditasi
- RSDK Mengucapkan Selamat Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-78
- Direktur RSDK Himbau Agar Maksimalkan Kinerja Kepala Unit Sebagai Manajer On Duty (MOD)
- Pesan & Kesan 10 Karyawan Purnatugas RSDK Untuk Terciptanya Visi Utama RS
- Prevalensi Anemia Pada Ibu Hamil Masih Tinggi, RSDK Adakan Sosialisasi & Edukasi Kesehatan
- In-house Training Resusitasi Bayi Baru Lahir dan Stabilisasi Pasca Resusitasi RSUD dr H Koesnadi
- RSDK Tingkatkan Mutu Pelayanan Dengan Menambah Pelayanan Di Poli Urologi
- RSDK Adakan Edukasi Kesehatan Berjudul "Kenali Mitos dan Fakta HIV dan AIDS"
- Pembuatan Video Zona Integritas RSDK, Buktikan Komitmen Menuju WBK dan WBBM
- Bangun Silaturrahmi & Koordinasi, RSDK-Dinkes Kunjungi Puskesmas Kutakulon & Nangkaan
- Dikunjungi oleh : 992870 user
- IP address : 216.73.216.98
- OS : Unknown Platform
- Browser : Mozilla 5.0