large image
DIREKTUR RUMAH SAKIT

dr. Yus Priatna A, Sp. P
NIP. 19771002 200604 1 066
ALUR PENDAFTARAN ONLINE POLI PSIKIATRI/ JIWA
Maklumat Pelayanan
Mobile JKN
Alur Pendaftaran Rawat Jalan
Jadwal Dokter
MAMA ASI (Media Informasi dan Edukasi Pasien Pskiatri) >>> bit.ly/MAMA_ASI
Layanan Pengaduan
Nomer Informasi
CALL CENTER IGD
  • (0332) 421710
  • (0332) 421974
  • (0332) 422038
KRITIK DAN SARAN
Semangat Sambut HUT RI Ke-78 Dan Harjabo, RSDK Tetap Kenakan Pakaian Adat Nusantara
Kategori Berita | Diposting pada : 2023-08-23 -|- 03:08:00 oleh Admin

RSDK hari ini. Suasana gegap gempita dan semarak perjuangan dalam merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 serta Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-204  masih terus melekat di dalam hati seluruh karyawan RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK). Hal ini dibuktikan dengan tematik pakaian yang dikenakan pada hari Rabu tanggal 23 Agustus 2023 yaitu dengan mengusung konsep nuansa pakaian adat nusantara. 


apel2308a
Jika kita mengingat kisah heroik perjuangan para pejuang terdahulu, tentunya sangatlah patut untuk diapresiasi. Pasalnya, sejarah perjuangan yang dilakukan oleh Raden Bagus Asra dalam membabat kota Tape sangatlah tidak mudah. Sejumlah literatur sejarah menyebutkan bahwa dalam rombongan dari Raden Bagus Asra beserta beberapa pengikutnya melewati hutan belantara, diantaranya Arak-Arak, Wringin, Poler dan masih banyak lagi hingga sampailah di kota Bondowoso. Sesampainya di Bondowoso yang pada awaktu itu masih hutan belantara, tentunya tidak ada struktur pemerintahan bahkan sepi dari peradaban. Perjuangan selama lima tahun lamanya kemudian berhasil membangun sebuah wilayah dengan peradaban baru yang beliau beri gelar Abhiseka Mas Ngabehi Astrotuno atau Ki Ronggo. Dari sanalah Ki Ronggo mulai menata pembangunan kota dan pada tanggal 17 Agustus 1819 secara resmi berdiri sendiri. Beginilah sepenggal kisah dari terbentuknya Kabupaten Bondowoso.


apel2308b
“RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) turut serta memeriahkan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-204, diantaranya kita memakai baju daerah dan juga memasang banner untuk memperingati Harjabo. Harjabo haruslah diperingati karena Bondowoso mempunyai banyak kearifan lokal. Beberapa kearifan lokal yang bisa ditampilkan antara lain singo wulung, tari topeng konah, tari molong kopi, dan masih banyak lainnya. Harapan kedepannya RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) hadir di tengah masyarakat dengan beberapa program inovasi pelayanan kesehatan yang nantinya dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan” tegas Deky Handy Prasetyo, ST.MSi. selaku Kepala Bagian Umum sekaligus Pembina apel pada pagi hari ini.  


apel2308c
Semangat dari seluruh karyawan RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) dapat dilihat dalam berbagai macam pakaian adat nusantara yang digunakan pada hari ini yaitu adat Madura, adat Bali, adat Jawa, dan lain sebagainya. Salman Farisi, S.Kep. Ns selaku perawat di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) memilih pakaian traditional khas Bali sebagai pilihan utamanya. Menurutnya pakaian adat Bali dipilih karena keinginannya untuk mengenang sahabat yang sudah tiada (meninggal) yang berasal dari Bali. “Ini Udeng asli Bali, saya dikasih sahabat saya itu” ujarnya. Beliau juga memberikan kesan dan pesan terhadap Hari Kemerdekaan RI dan juga Hari jadi Bondowoso yaitu tetap jaga kesatuan dan persatuan bangsa, tanamkan terus semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu (dalam perbedaan, tetap ada persatuan). “Bhineka Tunggal Ika merupakan suatu hal yang dapat mencerminkan Indonesia’’ ujarnya.


apel2308d
Lain halnya dengan Bapak Zainal Arifin selaku Pengelola Sarana Kesehatan Lingkungan yang memilih pakaian adat khas Madura. Beliau memakai adat Madura karena pakaian adat Madura mempunyai ciri khusus. “Pakaian ini digunakan sebagai ikon dari Provinsi Jawa Timur karena keunikannya itu” ujarnya. Beliau juga mengatakan selain modelnya yang simple, pakaian tersebut juga nyaman digunakan sebagai pakaian sehari – hari karena Baju Pesa’an merupakan pakaian yang memiliki ukuran serba longgar dan berwarna hitam juga dikombinasikan dengan kaos garis merah putih. “Sebenarnya terdapat filosofi menarik di balik pakaian pesa’an ini, yaitu wujudnya yang serba longgar adalah perwujudan dari masyarakat Madura yang menghargai suatu kebebasan”ujarnya. Beliau juga mengatakan bahwa Bondowoso juga harus menuju kebebasan tapi dalam arti bebas dari hal –hal yang negatif. Beliau juga memberikan harapan kepada Kabupaten Bondowoso “Semoga Bondowoso tambah maju, aman, tentram dan kebersihan lingkungan tetap terjaga” ujarnya. (PKRS/LINDA)


apel2308f


apel2308g

Baca Juga Berita Lainnya
Poling

Bagaimana pelayanan RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso...?

Sangat Baik
Tidak Baik
Cukup
Kurang

Lihat Hasil Polling
Zona Integritas RSU dr. H. KOESNADI Bondowoso

Alur Pendaftaran RWJ

TRAILER ACARA K3RS RSUD dr. H. KOESNADI

Acara K3RS "Sosialisai Program Manajemen Fasilitas dan Kesehatan"

HIMBAUAN PENERAPAN 6 M

TRAILER ATP (Anjungan Transfer Pengetahuan)

STATISTIK PENGUNJUNG
  • Dikunjungi oleh : 992821 user
  • IP address : 216.73.216.98
  • OS : Unknown Platform
  • Browser : Mozilla 5.0
GALERI KEGIATAN TERBARU