large image
DIREKTUR RUMAH SAKIT

dr. Yus Priatna A, Sp. P
NIP. 19771002 200604 1 066
ALUR PENDAFTARAN ONLINE POLI PSIKIATRI/ JIWA
Maklumat Pelayanan
Mobile JKN
Alur Pendaftaran Rawat Jalan
Jadwal Dokter
MAMA ASI (Media Informasi dan Edukasi Pasien Pskiatri) >>> bit.ly/MAMA_ASI
Layanan Pengaduan
Nomer Informasi
CALL CENTER IGD
  • (0332) 421710
  • (0332) 421974
  • (0332) 422038
KRITIK DAN SARAN
Layanan Unggulan Laparoskopi RSDK- Pembedahan Modern Menggunakan Sayatan Kecil
Kategori Berita | Diposting pada : 2023-12-20 -|- 01:56:00 oleh Admin

RSDK hari ini. RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) terus berbenah dalam menciptakan layanan kesehatan optimal dan maksimal di wilayah Bondowoso. Hal ini dilakukan agar visi utama “Terwujudnya Rumah Sakit Yang Terpercaya Dan Bermartabat Dengan Pelayanan Kesehatan Yang Bermutu” dapat terlaksana dengan baik. Perubahan, perbaikan dan penambahan terus dilakukan setiap tahunnya agar derajat kesehatan masyarakat juga meningkat. Salah satu program layanan unggulan yang semakin optimal adalah layanan bedah LAPAROSKOPI. Layanan ini dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah Umum professional yang terdiri atas dr. Wahyu Prabowo, Sp.B, dr. Hariono, Sp.B serta dr. Fahriansyah Mega Pratama, Sp.B.


 laparoskopi des23


Bedah Laparoskopi atau bedah teropong merupakan jenis tindakan prosedur operasi pembedahan minimal invasif yang dilakukan melalui sayatan mini atau sayatan kecil pada dinding perut dan memasukkan teropong kamera ke dalam perut. Operasi laparoskopi dapat dilakukan tanpa membuat sayatan besar berkat bantuan dari alat bernama laparoskop. Laparoskop adalah sebuah tabung kecil yang memiliki sumber cahaya dan dilengkapi kamera di ujungnya yang berfungsi melihat bagian dalam perut atau panggul yang bisa dimonitor di layar. Bila dibandingkan dengan tindakan bedah konvensional (cara klasik) yang rata-rata membutuhkan sayatan minimal 10 cm, tindakan laparoskopi hanya membutuhkan sayatan sebesar 1 cm.


 laparoskopi des23a


Sayatan yang terbilang kecil ini akan membawa manfaat besar bagi pasien dikarenakan memiliki minim resiko seperti peluang kejadian infeksi, kehilangan darah, dan komplikasi pasca-operasi seperti infeksi luka operasi hingga luka atau jahitan terbuka dan hernia. Tak hanya itu, dengan adanya sayatan yang kecil, tentunya nyeri yang dirasakan oleh pasien juga lebih ringan. Selain bermanfaat bagi pasien, tindakan bedah Laparoskopi juga mengurangi resiko kontak langsung antara tenaga medis, tenaga kesehatan serta pasien sehingga peluang resiko penularan kuman pun mengecil. Sangat bermanfaat dan tentunya aman untuk dilakukan. Hal ini juga dibenarkan oleh dr. Hariono, Sp.B selaku salah satu Dokter Spesialis Bedah di Poli Bedah RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK). “Laparoskopi banyak dipilih karena memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya adalah waktu pemulihan lebih cepat, mengurangi rasa sakit dan perdarahan setelah operasi, dan mencegah timbulnya jaringan parut.” ungkapnya.


 


 laparoskopi des23b


Kapan dilakukan tindakan Laparoskopi? Tindakan bedah ini dilakukan untuk memeriksa dan mengobati sejumlah kelainan di organ perut dan panggul, seperti penyakit usus buntu, tumor atau cairan pada rongga perut, penyakit hati, perlengketan, miom, dan kista. Secara khusus, indikasi dari tindakan Laparoskopi adalah sebagai berikut



  1. Memeriksa dan mengobati tumor di dalam perut atau panggul

  2. Mendeteksi penyebab munculnya sakit di bagian panggul

  3. Mengangkat organ tubuh yang mengalami gangguan, seperti kantung empedu (kolesistektomi), maupun usus buntu (apendektomi)

  4. Membersihkan infeksi nanah di liver

  5. Mengambil sampel jaringan untuk pemeriksaan biopsi

  6. Mengatasi penyakit varikokel

  7. Mengambil dan mengatasi ovorektomi yang diakibatkan penyakit kanker

  8. Mengatasi hernia, seperti hernia hiatus atau hernia inguinalis


 laparoskopi des23c


Terkait durasi pelaksanaan tindakan bedah Laparoskopi sendiri juga terbilang singkat. dr. Hariono, Sp.B menyebutkan jika pelaksanaan tindakan bedah Laparoskopi di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) berlangsung selama 30-60 menit pengerjaan. “Rata-rata pengerjaan tindakan ini selama 40 menitan. Akan berlangsung lebih lama jika terdapat keadaan dan kondisi tertentu.” jelasnya. Tak perlu khawatir, tindakan bedah Laparoskopi di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) dapat digunakan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Edhi Purwanto, S.Kep.,Ns. selaku kaur Instalasi Bedah Sentral-pun menjelaskan tidak akan ada diskriminasi dalam Tindakan bedah Laparoskopi menggunakan BPJS Kesehatan ataupun umum. “Tak perlu khawatir, pasien BPJS atau non BPJS akan mendapatkan hak nya dengan baik. Tidak ada diskriminasi apapun untuk tindakan bedah Laparoskopi di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK).” (PKRS/SWILING).


 


laparoskopi des23d

Baca Juga Berita Lainnya
Poling

Bagaimana pelayanan RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso...?

Sangat Baik
Tidak Baik
Cukup
Kurang

Lihat Hasil Polling
Zona Integritas RSU dr. H. KOESNADI Bondowoso

Alur Pendaftaran RWJ

TRAILER ACARA K3RS RSUD dr. H. KOESNADI

Acara K3RS "Sosialisai Program Manajemen Fasilitas dan Kesehatan"

HIMBAUAN PENERAPAN 6 M

TRAILER ATP (Anjungan Transfer Pengetahuan)

STATISTIK PENGUNJUNG
  • Dikunjungi oleh : 691607 user
  • IP address : 3.226.72.194
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
GALERI KEGIATAN TERBARU